Rahasia Himalaya
Di ketinggian pegunungan Dhaulagiri Tibet, Nima Sherpa yang berusia 63 tahun mengikis getah hitam lengket dari tebing tempat leluhurnya menggembalakan yak. Selama berabad-abad, para tabib Himalaya menyebut zat kaya mineral ini sebagai shilajit ("penghancur kelemahan"). Saat ini, hasil panen Nima menjadi sumber energi bagi industri yang tumbuh paling cepat di Amerika.Suplemen energi berbentuk permen kenyal, kini tersedia di lebih dari 7.000 toko di seluruh negeri.
Mengapa Shilajit? Mengapa sekarang?
Minggir dulu, kafein. Butiran-butiran seperti tar ini—yang diubah menjadi permen kunyah rasa beri—menawarkan vitalitas yang bekerja perlahan:
- Energi Alami: 56+ mineral mikro dari batuan pegunungan
- Kejernihan Otak:Asam fulvatmembantu nutrisi masuk ke dalam sel
- Meningkatkan Pemulihan: Mengurangi rasa sakit setelah berolahraga
- Stress Shield: Menyeimbangkan kortisol secara alami
“Ini seperti pengisian daya baterai alami,” jelas Dr. Raj Patel, dokter integratif. “Tidak ada penurunan drastis, hanya vitalitas yang stabil.”
Dari Tebing Menjadi Permen Karet
Bagaimana getah batuan bisa menjadi minuman kesehatan yang lezat?
1. Proses Aktivasi
→ Resin yang direndam dalam air gletser
→ Disaring 20x untuk kemurnian
2. Keajaiban Rasa
→ Infus blueberry Himalaya liar
→ Sedikit jahe untuk menutupi rasa tanah
4. Keamanan yang Ketat
Setiap batch diuji untuk:
☑️ Logam beracun telah dihilangkan
☑️ DNA Asli (tanpa bahan pengisi)
☑️ Khasiat terverifikasi
Terobosan Rasa
Shilajit versi awal rasanya seperti "ban terbakar." Solusinya?
- Berry Blast: Campuran blueberry dan delima
- Trik Tekstur: Kelembutan minyak MCT kelapa
- Tanpa rasa pahit: Asam fulvat yang disaring dengan arang
“Sekarang ini seperti permen karet dengan kekuatan super,” kata pengembang Anika Sharma sambil tertawa.
Ada apa yang sedang disiapkan?
Peluncuran baru:
- Permen Kunyah Penunjang Tidur: Shilajit + magnesium
- Permen Kunyah Peningkat Imunitas Wanita: Dengan Ashwagandha
Waktu posting: 21 Juli 2025



